Muhammadiyah - Landasan Operasional Muhammadiyah.docx

June 9, 2018 | Author: Anthoni Basit Erlangga | Category: N/A


Comments



Description

LANDASAN OPERASIONAL MUHAMMADIYAHMuhammadiyah telah memiliki anggarandasar sebagai landasan dasar persyarikatan. Selin itu, masih ada landasan operasional untuk melaksanakan setiap kegiatan yang telah diprogramkan. Landaasn operasionalnya adalah Khittah Perjuangan Muhammadiyah. Untuk mengetahui hal tersebut berikut akan diuraikan mengenai Khittah Perjuangan Muhammadiyah. Khittah Perjuangan Muhammadiyah Menjelaskan khittah perjuangan Muhammadiyah berarti kita akan mempelajari bagian pengertian, sejarah, latar belakang, maksud, tujuan, dan fungsi. Berikut diuraikan tiap-tiap bagian. 1. Pengertian Khittah artinya garis besar perjuangan. Khittah mengandung konsepsi (pemikiran) perjuangan yang merupakan tuntunan, pedoman, dan arah berjuang. Hal tersebut mempunyai arti penting karena menjadi landasan berpikir dan amal usaha bagi semua pimpinan dan anggota muhammadiyah. Sudah barang tentu garis-garis besar perjuangan tersebut tidak boleh bertentangan dengan asas dan tujuan serta program yang telah disusun. 2. Sejarah atau Latar Belakang Pembentukan Dari period eke periode kepemimpinan dalam Muhammadiyah telah melahirkan beberapa khittah. Khittah tersebut disusun mengikuti perkembangan persyarikatan dari masa ke masa. Isi suatu khittah sesuai dengan dasar dan tujuan muhammadiyah serta menunjukkan situasi masa dalam suatu periode. Begitu pula sasaran yang akan dicapai dalam suatu periode tegambar dalam suatu khittah. Umumnya suatu khittah bersifat pembinaan kepemimpinan dan bimbingan untuk berjuang bagi para anggota muhammadiyah. Di antara beberapa khittah yang ada dalam muhammadiyah sejak didirikannya hingga sekarang adalah sebagai berikut. a. Langkah Dua Belas (tahun 1938-1940) b. Khittah Palembang (1956-1959) c. Khittah Perjuangan/Khittah Ponorogo tahun 1969 d. Khittah Ujung Pandang (tahun 1971) e. Khittah Perjuangan 1978 (Penyempurnaan Khittah Ponorogo oleh Muktamar 40 di Surabaya) f. Khittah perjuangan dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara atau Khittah Denpasar 2002 3. Maksud dan Tujuan Maksud dan tujuan Khittah Perjuangan Muhammadiyah adalah sebagai tuntunan, pedoman, dan arahan untuk berjuang bagi anggota persyarikatan Muhammadiyah. 4. Fungsi Fungsi Khittah Perjuangan Muhammadiyah adalah sebagai landasan berpikir bagi semua pimpinan dan anggota juga menjadi landasan setiap amal usaha Muhammadiyah. Melaksanakan uswatun khasanah atau contoh teladan yang baik c. b. Adapun selengkapnya memuat hal sebagai berikut. Memperdalam masuknya Iman b. Khittah Ujung Pandang.H. Memperluas paham agama c. Mempersambungkan gerakan luar Langkah pertama (a) sampai tujuh (g) disebut langkah ilmiah. Langkah kedelapan (h) samapi dua belas (l) disebut langkah amali. Khittah Ponorogo. Mas Mansur setelah menelaah kembali situasi Muhammadiyah sebagai gerakan Islam dan perjuangannya. a. Memperat ukhuwah antara sesame kaum muslimin g. Menuntun pengidupan anggota . Mas Mansur. Menguatkan persatuan f. dan ilmu pengetahuan b. karena langkah yang tinggal dilaksanakan karena sudah jelas nyata. Memperluas budi pekerti d. Isi Khittah Perjuangan Muhammadiyah Telah disebutkan di awal bahwa perkembangan khittha Muhammadiyah dimulai dari langkah Dua Belas. Berikut isi tiap-tiap Khittah terebut. Khittah Surabaya. Mempertinggi mutu anggota dan membentuk kader f. ibadah. a. Langkah Dua Belas (1938-1940) “Langkah Dua Belas” disusun pada periode kepemimpinan K. Melakukan kebijaksanaan h. Khittah Palembang (1956-1959) Khittah Pelembang dicetuskan pada periode kepemimpinan AR.H. Memperbanyak dan mempertinggi mutu amal e. Khittah Palembang.5. Langkah dua belas berisikan buah pikiran dan perenungan K. Mengutuhkan organisasi dan merapikan administrasi d. Mengadakan konferensi Bagian j. Mengawaskan gerakan jalan l. dan Khittah Denpasar. Adapun Isinya sebagai berikut. sebab diperlukan beberapa keterangan. akhlak. a. Menegakkan keadilan g. Menguatkan majelis Tanwir i. Mempermusyawarahkan putusan k. Menjiawi pribadi anggota dengan iman. Menuntu amal Intiqad e. Sutan Mansur. Dinamakan Khittah Palembangn karena disahkan pada Muktamar Muhammadiyah ke 33 yang berlangasung d Palembang tahun 1959. Saluran masyarakat d. Khittah Perjuangan Muhammadiyah tahun 1969 (Khittah Ponorogo) 1) Pola dasar Perjuangan a.Saluran politik kenegaraan (politik praktis) . Dakwah Islam dan ma’ruf nahi munkar seperti yang dimaksud harus dilakukan melalui 2 (dua) saluran/ bidang secara simultan: .Untuk saluran/bidang politik kenegaraan (politik praktis) dan organisasi politik (partai) .c. Muhammadiyah harus dapat membuktikan secara teoritis konseprisonil secara operasionil dan secara konkrit riil. Muhammadiyah harus menyadari bawah partai tersebut adalah merupakan obyeknya dan wajib membinanya g. Untuk melakukan perjuangan Dakwah Islam dan amar ma’ruf nahi munkar seperti dimaksud di atas. Dakwah Islam dan amar ma’ruf nahi munkar dalam arti dan proporsi yang sebenar-benarnya sebagaimana yang dituntunkan oleh Nabi Muhammad Rasulullah saw. terutama jabatan pimpinan antara keduanya. Pada prisipnya tidak dibenarkan adanya perangkap jabatan. Muahmmadiyah berjuang untuk mencapai/mewujudkan suatu cita-cita dan keyakinan hidup yang bersumber ajaran Islam b. dalam arti dan proporsi yang sebenar-benarnya. demi tertibnya pembagian pekerjaan (spesialisasi) 2) Program dasar Perjuangan Dengan dakwah amar ma’ruf nahi munkar. bahagia materiil dan spiritual yang diridai Allah swt . tetapi dengan saling pengertian dan menuju tujuan yang satu i. Muhammadiyah membentuk satu partai politik di luar organisasi Muhammadiyah f. Masing-masing berdiri dan berjalan sendiri-sendiri menurut caranya sendiri- sendiri. bahwa ajaran-ajaran Islam mampu mengatur masyarakat dalam Negara Republik Indonesia yang ber- Pancasila dan UUD 1945. Sedang untuk alat perjuangan dalam bidang politik kenegaraan (politik praktis). dibuat alatnya masing-masing yang berupa organisasi: . menjadi masyarakat yang adil dan makmur serta sejahtera. Adalah satu-satunya jalan untuk mencapai cita-cita keyakinan hidup tersebut c.Untuk saluran/bidang masyarakat dengan organisasi non partai e. Antara Muhammadiyah dan partai tidak ada hubungan organisatoris tetapi tetap mempunyai hubungan ideologis h. Muhammadiyah sebagai organisasi memilih dan menempatkan diri sebagai gerakan Islam dan amar ma’ruf nahi munkar dalam hidup masyarakat. adil. Selain itu. Muhammadiyah adalah gerakan dakwah Islam yang beramal dalam bidang kehidupan manusia dan masyarakat. Muhammadiyah berjalan di atas prinsip gerakannya. Untuk lebih memantapkan Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah Islam setelah Pemilu 1971. Untuk lebih meningkatkan partisipasi Muhamadiyah dalam pelaksanaan pembangunan nasional. social. tidak mempunyai hubungan organisatoris dengan dan tidak merupakan afiliasi dari sesuatu partai politik atau organisasi apapun b. mengamanatkan kepada PP Muhammadiyah untuk menggariskan kebijksanaan dan mengambil langkah-langkah dalam pembangunan ekonomi. dan senantiasa berikhtiar untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan amal- usaha . Dalam mengikuti perkembangan dan perubahan itu. Muhammadiyah melakukan amar ma’ruf nahi munkar secara konstruktif dan positif terhadap Partai Muslim Indonesia seperti halnya terhadap partai-partai politik dan organisasi-organisasi lainnya d. Ada perubahan bidang social. Muhammadiyah juga menyelenggarakan amal-usaha seperti tersebut pada Anggaran Dasar Pasal 4. Muhammadiyah senantiasa mempunyai kepentingan untuk melaksanakan amar ma’ruf nahi mungkar serta menyelenggarakan gerakan dan amal usaha yang sesuai dengan lapangan yang dipilihnya ialah masyarakat.d. Khittah Perjuangan Tahun 1978 (Khittah Surabaya) a. sebagai usaha Muhammadiyah untuk mencapai tujuannya: “menegakkan dan menjunjung tinggi Agama Islam sehingga terwujud masyarakat utama. politik. b. yang menyangkut structural sikap serta tingkah laku dalam hubungan antar manusia dan lain-lain.” Dalam melaksanakan usaha tersebut. Maksud yang utama ialah membentuk keluarga dan masyarakat sejahtera sesuai dengan Dakwah Jamaah. sesuai dengan hak asasinya. Setiap anggota Muhammadiyah. ekonomi. seperti yang dimaksud di dalam Matan Keyakinan Cita-Cita Hidup Muhammadiyah. Muhammadiyah dan Masyarakat Sesuai dengan Khttahnya. dan mental spiritual) e. Khittah Muhammadiyah Tahun 1971 (Khittah Ujung Pandang) a. Hakikat Muhammadiyah Banyak perubahan yang terjadi dalam kehidupan masyarakt. dapat tidak memasuki atau memasuki organisasi lain sepanjang tidak menyimpang dari anggaran dasar. Muhammadiyah sebagai Persyarikatan memilh dan menempatkan diri sebagai gerakan Islam amar ma’ruf nahi mungkar dalam masyarakat. dan ketentuan-ketentuan lain yang belaku dalam persyarikatan Muhammadiyah c. dan kebudayaan. dan makmur yang diridai Allah swt. anggaran rumah tangga. dan menjadi teladan yang baik di tengah-tengah masyarakat. dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia dan meningkatkan kepekaan sosialnya terhadap persoalan-persoalan and kesulitan hidup masyarakat. perlu ditetapkan langkah kebijaksanaan sebagai berikut. Muhammdiyah dan Ukhuwah Islamiyah Sesuai dengan kepribadiannya. berakhlak mulia. Khittah Perjuangan dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara (Khittah Denpasar tahun 2002) Muhammadiyah adalah Gerakan Islam yang melaksanakan dakwah amar ma’ruf nahi munkar dengan maksud dan tujuan menegakkan dan menjujung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Dasar Program Muhammadiyah Berdasarkan landasan serta pendirian tersebut di atas dan dengan memerhatikan kemampuan dan potensi Muhammadiyah dan bagiannnya. ibadah. Memulihkan kembali Muhammadiyah sebagai persyarikatan yang menghimpun sebagai anggota masyarakat. Meningkatkan pengertian dan kematangan anggota Muhammadiyah tentang hak dan kewajibannya sebagai warga Negara. Keputusan Muktamar Muhammadiyah ke-40 di Surabaya f. Muhammadiyah tidak bermaksud menggabungkan dan mensubrodinasikan organisasinya dengan organisasi atau institusi lainnya e. terdiri atas muslimin dan muslimat yang beriman teguh. dan ketentuan-ketentuan yang berlaku dalam Persyarikatan Muhammadiyah d. akhlak. sepanjang tidak menyimpang dari Anggaran Dasar. Dengan mengemban misi gerakan tersebut Muhammadiyah dapat mewujudkan atau mengaktulisasikan agama Islam menjadi rahmatan lil-alamin dalam kehidupan di muka bumi ini. Menempatkan kedudukan Persyarikatan Muhammadiyah sebagai gerakan untuk melaksanakan dakwah amar ma’ruf nahi mungkar ke segenap penjuru dan lapisan masyarakat serta di segala bidang kehidupan di Negara Republik Indonesia yang berdasar Pancasila dan UUD 1945. Muhammadiyah dan Politik Muhammadiyah adalah Gerakan Dakwah Islam yang beramal dalam segala bidang kehidupan manusia dan masyarakat. dan mu’amalat dunyawiyah yang merupakan satu kesatuan yang utuh dan harus dilaksanakan dalam kehidupan perseorangan maupun kolektif. Dalam melakukan kerjasama tersebut. taat beribadah. . Setiap anggota Muhammadiyah sesuai dengan hak asasinya dapat tidak memasuki organisasi lain. Muhammadiyah akan bekerja sama dengan golongan Islam manapun juga dalam usaha menyiarkan dan mengamalkan agama Islam serta membela kepentingannya. Muhammadiyah berpandangan bahwa agama Islam menyangkut seluruh aspek kehidupan meliputi aqidah. Anggaran Rumah Tangga. tidak mempunyai hubungan organisatoris dengan dan tidak merupakan afiliasi dari sesuatu Partai Politik atau Organisasi apapun. c. Muhammadiyah sebagai organisasi social-keagamaan (organisasi kemasyarakatan) yang mengemban misi dakwah amar ma’ruf nahi munkar senantiasa bersikap aktif dan konstruktif dalam usaha-usaha pembangunan dan reformasi nasional sesuai dengan khittah/garis perjuangannya serta tidak akan tinggal diam dalam menghadapi kondisi-kondisi kritis yang dialami oleh bangsa dan Negara. baik melalui perjuangan politik maupun melalui pengembangan masyarakat. keadilan. ketertiban. pada dasarnya merupakan wahan yang mutlak diperlukan untuk membangun kehidupan di mana nilai-nilai Ilahiah melandasi dan tumbuh subur bersamaan dengan tegaknya nilai-nilai kemanusiaan. dan dibingkai oleh nilai-nilai luhur agama dan moral utama. kebersamaan. dijiwai. Muhammadiyah menyakini bahwa Negara dan usaha-usaha membangun kehidupan berbangsa dan bernegara. Muhammadiyah menyakini bahwa politik dalam kehidupan bangsa dan Negara merupak salah satu aspek dari ajaran Islam dalam urusan keduniawian (al-umur ad- dunyawiyah) yang harus selalu dimotivasi. Karena itu diperlukan sikap dan moral yang positif dari seluruh warga Muhammadiyah dalam menjalani kehidupan politik untuk tegaknya kehidupan berbangsa dan bernegara. dan keadaban untuk terwujudnya “baldatun tayyibatun wa rabbun Gafur” . Karena itu. perdamaian. Muhammdiyah senantiasa terpanggil untuk berkiprah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dengan berdasarkan pada khittah perjuangan sebagai berikut.
Copyright © 2026 DOKUMEN.SITE Inc.