BIOMOLEKULER1. Biologi molekuler A. Definisi Biologi Molekuler : merupakan cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari hubungan antara struktur dan fungsi molekul-molekul hayati serta kontribusi hubungan tersebut terhadap pelaksanaan dan pengendalian berbagai proses biokimia. Secara lebih ringkas dapat dikatakan bahwa Biologi Molekuler mempelajari dasar-dasar molekuler setiap fenomena hayati. Oleh karena itu, materi kajian utama di dalam ilmu ini adalah makromolekul hayati, khususnya asam nukleat, serta proses pemeliharaan, transmisi, dan ekspresi informasi hayati yang meliputi replikasi, transkripsi, dan translasi.( Agus Hery Susanto (2012) Bahan Ajar Biologi Molekuler, Fak. Biologi Unsoed). Biologi molekuler adalah studi tentang dasar-dasar molekul proses replikasi, transkripsi dan translasi bahan genetik. Dogma sentral dari biologi molekuler di mana materi genetik ditranskripsi menjadi RNA dan kemudian diterjemahkan ke dalam protein, meskipun gambaran yang disederhanakan biologi molekular, masih menyediakan titik awal yang baik untuk memahami bidang ini. B. Kenapa kita, sebagai dokter gigi harus memahami tentang biologi molekuler ? Pengetahuan bidang Kedokteran Gigi merupakan salah satu ilmu pengetahuan yang mengalami kemajuan pesat dalam perkembangannya. Salah satu bentuk kemajuan ini dapat dilihat dari telah terlibatnya ilmu biologi molekuler dalam pengembangan teknik perawatan dental baik untuk regenerasi ataupun rekonstruksi jaringan rongga mulut. Biologi Molekuler Penyakit Mulut didirikan untuk memahami mekanisme patobiologi dasar yang relevan dengan penyakit mulut. Tujuannya adalah untuk memanfaatkan temuan penelitian dasar dalam biologi kanker untuk mengembangkan pengobatan baru untuk pasien kanker kepala dan leher, dan untuk mengembangkan alat diagnostik molekuler baru untuk penilaian klinis lebih lanjut pada pasien dengan risiko kanker mulut. Penelitian ini mencakup cara-cara untuk mencegah, mendeteksi, mendiagnosis, memprediksi, dan mengobati kanker mulut (UIC, 2013). Drg. Anton 12/341017/PKG/772 Keterangan mengenai sel punca yang mempunyai sifat mereplikasi diri dan berdiferensiasi menjadi sel lain. 2010). Understanding Stem Cells. Secara umum sel punca memiliki dua sifat unik. Pertama adalah kapasitas mereka memperbaharui atau meregenerasi dirinya sendiri dan yang kedua adalah kapasitas untuk berdiferensiasi menjadi sel lain. 2004 : 3) Pengetahuan bidang Kedokteran Gigi merupakan salah satu ilmu pengetahuan yang mengalami kemajuan pesat dalam perkembangannya. Anton 12/341017/PKG/772 . Drg. Terapi regeneratif untuk memperbaiki defek kraniofasial yang ada selama ini biasanya menggunakan bahan autogenous dan bahan alloplastik yang memiliki keterbatasan terutama masalah histokompatibilitas sehingga membatasi aplikasi secara universal. Teknik perawatan kelainan jaringan rongga mulut akibat trauma atau pembedahan kanker merupakan salah satu perawatan yang membutuhkan biaya cukup tinggi sehingga perlu adanya beberapa alternatif untuk mengatasi hal tersebut. Sel punca merupakan temuan baru dalam biologi molekuler yang memiliki potensi dalam pemanfaatan perawatan dental tersebut. Sel punca adalah tipe khusus dari sel-sel yang belum berdiferensasi.BIOMOLEKULER Gambar 1.( The National Academies. tulang serta jaringan periodontal (Sofan dan Luki Tantri. Pemanfaatan sel punca ini secara khusus dapat dilibatkan dalam proses penatalaksanaan regenerasi gigi. yang dapat ditemukan hampir di setiap jenis jaringan dan diseluruh kehidupan dalam organisme multisel. Salah satu bentuk kemajuan ini dapat dilihat dari telah terlibatnya ilmu biologi molekuler dalam pengembangan teknik perawatan dental baik untuk regenerasi ataupun rekonstruksi jaringan rongga mulut. Penggunaan sel punca dalam kedokteran gigi menggunakan sel punca dewasa yang berasal dari jaringan pulpa gigi susu maupun gigi dewasa serta pada jaringan periodontal yaitu sementum dan ligamen periodontal. karena identifikasi gigi tidak membutuhkan biaya yang besar. 2004 : 70) Gigi bersifat spesifik pada setiap orang dan dapat digunakan sebagai salah satu alat untuk mengenali seseorang. dengan pendekatan biologi molekuler. Gigi yang masih tertanam didalam tulang. Anton 12/341017/PKG/772 . stukturnya tidak akan rusak. dentin (tulang gigi). Pulpa terlindung jaringsan keras sehingga tidak rusak meskipun pada pemanasan 150-450 oC (Chomdej& Pankaow. Gigi merupakan organ yang sangat kuat. Keterangan gambar menunjukkan sel punca dewasa yang dapat berdiferensiasi menjadi sel seperti yang kita kehendaki. 3. saraf. dan pembuluh getah bening. Identifikasi gigi juga menguntungkan dari sisi kehematan biaya. serta pulpa atau tongga didalam gigi yang berisi pembuluh darah. Adult stem cells. 2005) Drg. Sebab pada pulpa terdapat DNA yang merupakan bagian terkecil dari sel yang dapat digunakan untuk menentukan jenis kelamin. 2. sementum (jaringan yang menyelimuti akar gigi). Penyimpanan pada temperature normal. meskipun dipanasi sampai temperature 250 oC atau gigi sudah terendam selama 1-4 minggu didalam air laut.BIOMOLEKULER Gambar 2. yang terutama dilakukan apabila identifikasi wajah dan bentuk tubuh sudah tidak dapat dilakukan karena kerusakan parah. Strukturnya terdiri dari enamel sebagai lapisan terluar dan terkeras. gigi masih dapat digunakan untuk menentukan jenis kelamin meskipun jenazah sudah berumur 22 tahun. melihat beberapa ciri gigi : 1. (Turksen K. seperti biokimia. virus. fungi. DNA rekombinan. Perubahan signifikan terjadi setelah penemuan bioreaktor oleh Louis Pasteur. bioteknologi adalah ilmu terapan yang menggabungkan berbagai cabang ilmu dalam proses produksi barang dan jasa. alkohol) dalam proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa. Pada masa ini. teknologi kloning dan rekayasa genetika terhadap tanaman pangan mendapat kecaman dari bermacam-macam golongan. Kemajuan ini ditandai dengan ditemukannya berbagai macam teknologi semisal rekayasa genetika. Sebagai contoh.BIOMOLEKULER c. dengan menggunakan teknologi rekayasa genetika. Di bidang pangan. bioteknologi berkembang sangat pesat. maupun keju yang sudah dikenal sejak abad ke-19. dan insulin walaupun masih dalam jumlah yang terbatas akibat proses fermentasi yang tidak sempurna. pengembangbiakan sel induk. kloning. dan lain-lain.[1] Dengan kata lain. dan penguraian zat-zat yang bersifat toksik (racun) di sungai atau laut dengan menggunakan bakteri jenis baru. serta juga lebih tahan terhadap hama maupun tekanan lingkungan. Drg. matematika. penerapan bioteknologi pada masa lalu dibuktikan antara lain dengan penemuan vaksin. Teknologi ini memungkinkan kita untuk memperoleh penyembuhan penyakit-penyakit genetik maupun kronis yang belum dapat disembuhkan. pemuliaan tanaman untuk menghasilkan varietas-varietas baru di bidang pertanian.[1] Dewasa ini. produksi antibiotik maupun vaksin dapat dilakukan secara massal. mikrobiologi. Dengan alat ini. Penerapan bioteknologi pada masa ini juga dapat dijumpai pada pelestarian lingkungan hidup dari polusi. antibiotik. perkembangan bioteknologi tidak hanya didasari pada biologi semata. dapat dihasilkan tanaman dengan sifat dan produk unggul karena mengandung zat gizi yang lebih jika dibandingkan tanaman biasa. Sebagai contoh. Hubungannya dengan bioteknologi? Bioteknologi adalah cabang ilmu yang mempelajari pemanfaatan makhluk hidup (bakteri. Anton 12/341017/PKG/772 . komputer. roti. pada penguraian minyak bumi yang tertumpah ke laut oleh bakteri. Di bidang medis. kultur jaringan dan DNA rekombinan. dan lain sebagainya. tetapi juga pada ilmu-ilmu terapan dan murni lain. dan lain-lain) maupun produk dari makhluk hidup (enzim. Bioteknologi secara sederhana sudah dikenal oleh manusia sejak ribuan tahun yang lalu. seperti kanker ataupun AIDS. Sebagai contoh. kultur jaringan. biologi molekular. kimia. Kemajuan di bidang bioteknologi tak lepas dari berbagai kontroversi yang melingkupi perkembangan teknologinya. genetika. di bidang teknologi pangan adalah pembuatan bir. terutama di negara negara maju. Penelitian di bidang pengembangan sel induk juga memungkinkan para penderita stroke ataupun penyakit lain yang mengakibatkan kehilangan atau kerusakan pada jaringan tubuh dapat sembuh seperti sediakala. serta pemuliaan dan reproduksi hewan. dan George Stark. Aplikasi teknologi tersebut dapat memodifikasi fungsi biologis suatu organisme dengan menambahkan gen dari organisme lain atau merekayasa gen pada organisme tersebut. 2. Dimana eastern blot Drg. Pada deteksi secara fluoresensi. seperti biokimia. deteksi dilakukan secara visual dengan pemberian kromogen atau secara fluoresensi. David Kemp. Kenapa namanya seakan berhubungan dengan istilah mata angin? Southern blot merupakan suatu metode yang sering digunakan dalam bidang biologi molekuler untuk menguji keberadaan dari suatu sekuens DNA dalam suatu sampel DNA. Sedangkan metode eastern blot merupakan kelanjutan dari teknik wetern blot. James Alwine. Nama northern blot diambil karena memiliki kesamaan dengan teknik blot pertama yang ditemukan oleh Edward M. mengembangkan teknik northen blot. Pada tahun 1977. eastern. genetika. a. Dalam bioteknologi dikenal istilah-istilah southern. bioteknologi adalah ilmu terapan yang menggabungkan berbagai cabang ilmu dalam proses produksi barang dan jasa (Wikipedia.sifat yang menguntungkan bagi manusia. Perbedaan yang mendasar antara kedua teknik tersebut adalah pada teknik northern blot akan mendeteksi ekspresi gen dengan mendeteksi RNA (atau mRNA yang terisolasi) dari suatu sampel. dan lain sebagainya. Anton 12/341017/PKG/772 . Teknik tersebut dikembangkan oleh Towbin pada tahun 1979. fungi. Western blot adalah proses pemindahan protein dari gel hasil elektroforesis ke membran. deteksi ini dilakukan di kamar gelap. Western blot merupakan suatu teknik yang digunakan untuk mendeteksi suatu protein spesifik dari sampel jaringan yang terhomogenisasi. Dengan kata lain. Southern pada tahun 1975. Setelah pemberian antibodi sekunder. tetapi juga pada ilmu-ilmu terapan dan murni lain. reaksi antara antibodi primer dengan antibodi sekunder akan memberikan hasil fluoresens yang selanjutnya akan membakar film X-ray. northern blot. alkohol) dalam proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa. perkembangan bioteknologi tidak hanya didasari pada biologi semata. kimia. 2012).BIOMOLEKULER Bioteknologi secara umum berarti meningkatkan kualitas suatu organisme melalui aplikasi teknologi. dan lain-lain) maupun produk dari makhluk hidup (enzim. Perubahan sifat Biologis melalui rekayasa genetika tersebut menyebabkan "lahirnya organisme baru" produk bioteknologi dengan sifat . Southern blot akan mendeteksi DNA rantai tunggal dengan menggunakan DNA sebagai pelacak. Dewasa ini. Deteksi ekspresi protein pada organisme dilakukan dengan prinsip imunologi menggunakan antibodi primer dan antibodi sekunder. western. mikrobiologi. biologi molekular. Metode ini ditemukan oleh seorang ahli biologi dari Inggris yang bernama Edward M. virus. Membran ini dapat diperlakukan lebih fleksibel daripada gel sehingga protein yang terblot pada membran dapat dideteksi dengan cara visual maupun fluoresensi. komputer. matematika. Southern. Bioteknologi adalah cabang ilmu yang mempelajari pemanfaatan makhluk hidup (bakteri. Kegunaan dari Southern Blot adalah untuk menganalisis keberadaan mutan yang ada pada suatu organisme dan dapat diketahui ukuran dari gen yang menjadi mutan pada organisme tersebut. DNA dipisahkan terlebih dahulu dengan elektroforesis. 1) Southern blot Merupakan suatu metode untuk menguji keberadaan dari suatu sekuen DNA dalam suatu sampel DNA. Untuk mengidentifikasi ataupun melacak suatu fragmen DNA spesifik. dan Blot Southwestern yang memiliki prinsip yang sama. Setelah DNA terpisah. dimana bufer merupakan fase gerak yang diasumsikan sebagai pembawa fragmen DNA dari gel ke membran. Setalah DNA ditransfer ke gel. Pada teknik blotting dengan menggunakan vakum. Prinsipnya adalah kapilaritas.BIOMOLEKULER merupakan teknik biokimia yang digunakan untuk menganalisis protein modifikasi post translasi (post translational modification / PTM). Probe yang dilabel akan hibridisasi pada pita-pita DNA untuk mengetahui apakah DNA tersebut mengandung gen yang diinginkan. Tahapan Analisis Southern Blot Tahap awal dari metode Southern Blot adalah pendigestian DNA dengan enzim restriksi endonuklease sehingga terbentuk fragmen-fragmen DNA yang lebih kecil. metode lain yang mirip dan dikembangkan dari Southern Blot adalah Western Blot. dilakukan pemindahan DNA ke membran nitroselulosa. Northern Blot. b. membran nitroselulosa dipanaskan dengan suhu tinggi (60oC-100oC) kemudian membran diberi radiasi UV Drg. namun molekul yang akan dideteksi dan pelacak yang digunakan berbeda. membran diletakkan pada bagian bawah gel. Kemudian DNA dipisahkan sesuai ukuran dengan elektroforesis agarosa. Metode ini mengkombinasikan elektroforesis gel agarosa untuk memisahkan DNA berdasarkan ukurannya dan kemudian ditransfer ke membran filter untuk selanjutnya dilakukan hibridisasidengan probe. Masing-masing metoda untuk penelitian/melihat apa? Istilah "blotting" mengacu pada transfer sampel biologi dari gel menjadi membran dan untuk selanjutnya dilakukan deteksi pada permukaan membran (Thermo Scientific. Tekanan diberikan secara merata pada gel untuk memastikan terjadi kontak antara gel dengan membran. Selain Southern Blot. diperlukan suatu pelacak (probe). Anton 12/341017/PKG/772 . Oleh karena itu fragmen DNA akan menempel pada membran. Southern Blot mendeteksi DNA rantai tunggal dengan menggunakan DNA sebagai pelacak. Membran nitroselulosa diletakkan pada bagian atas dari gel agarosa. DNA akan beruatan negatif sedangkan membran bermuatan positif. tahap ini disebut dengan tahap blotting. Membran yang digunakan pada teknik ini adalah membran nitroselulosa. 2013). Proses transfer berlangsung dengan memanfaatkan daya kapilaritas. Indirect berarti kita perlu menambahkan antibodi sekunder yang akan berikatan dengan antigenantibodi komplek kemudian antibodi sekunder akan berikatan dengan substrat berwarna. Northern blot melibatkan penggunaan elektroforesis untuk memisahkan sampel RNA berdasarkan ukurannya serta dekteksi menggunakan prode hibridisasi. Direct berarti antibodi primer yang diberikan sudah ditempeli dengan substrat yang mengandung warna. tetapi dapat juga digunakan label nonradioaktif yang dapat berpendar. Antibodi primer adalah antibodi yang dapat berikatan secara spesifik pada antigen pada NC. probe yang tidak terikat dicuci dari membran sehingga yang tinggal hanya probe yang hibrid dengan DNA di membran. Western Blot Western blot adalah suatu teknik untuk mengindentifikasi antibodi spesifik terhadap suatu protein yang telah dipisahkan dengan menggunakan elektroforesis. Lalu. Probe diinkubasi dengan membran agar dapat berhibridisasi dengan DNA yang ada pada membran. yaitu direct dan indirect. Protein pada NC kemudian direaksikan dengan antibodi spesifik. 3. Kita menggunakan persamaan regresi linier dari marker yang digunakan sebagai standart. Prinsip yang digunakan dalam western blot adalah prinsip ikatan antigen-atibodi komplek. Pita sampel Drg. Protein dengan berat molekul tertentu dapat berikatan secara spesifik dengan antibodi tersebut. Protein pada NC kita anggap sebagai antigen. Gel SDS-PAGE diletakkan disebelah dari kertas NC. Setelah proses hibridisasi. Pada praktikum saat ini kami menggunakan PAGE yang telah dibuat dengan menggunakan SDS-PAGE elektroforesis. kemudian diberikan arus listrik unuk mentransfer protein yang ada di gel ke membran yang ada pada NC. membran dicampur dengan probe (pelacak) yang telah dilabel radioaktif. 2) Northern blot Merupakan teknik yang digunakan untuk mendeteksi RNA pada sampel.BIOMOLEKULER agar terbentuk ikatan kovalen dan permanen antara pita-pita DNA dengan membran. Anton 12/341017/PKG/772 . Protein yang telah berpindah ke NC memiliki pola yang sama dengan yang ada di gel. Probe yang digunakan adalah DNA utas tunggal yang memiliki sekuen yang akan dideteksi. Agar dapat melihat ikatan dari antigen-antibodi komplek maka kita memberikan warna pada antigen-antibodi tersebut. Metode pemberian warna dapat dikatagorikan menjadi dua. Pola hibridisasi kemudian dideteksi dengan visualisasi pada film X-ray melalui autoradiografi. Intepretasi hasil dari western blot mirip dengan SDS-PAGE elektroforesis. Nonfat skim milk 5 g TBS Tween 0. Alat dan Bahan Ponceau Solution : Ponceau S2%. dan goyang pelan Cuci dengan TBS Tween 0. suhu ruangan.Aquades100 ml TBS Skim Milk 5% : TBS100 ml.05% Antibodi primer Antibodi sekunder Substrat ii. Metode Analisis Western Blot: i.BIOMOLEKULER yang berwarna pada NC merupakan protein dengan berat molekul tertentu yang kita hitung dengan menggunakan persamaan regresi linier. suhu ruangan.05% selama 2×10 menit dan goya pelan Berikan substrat TMB selama 20 menit dalam ruangan gelap Stop dengan aquadest dan keringkan : TBS100 ml.05% selama 2×10 menit dan goya pelan Inkubasi dalam SHARP selama 1 jam.05% selama 2×10 menit dan goya pelan Inkubasi dalam antibodi primer selama 1 jam Cuci dengan TBS Tween 0.3 A dan tegangan 20 V selama 2 jam Potong protein penanda. Procedure Gel SDS – PAGE direndam dalam transfer buffer selama 30 menit Pita pada gel SDS – PAGE ditransfer pada membran NC pada arus 0. dan goyang pelan Cuci dengan TBS Tween 0. Anton 12/341017/PKG/772 . staining dengan ponceau 2% untuk memastikan pita protein telah tertransfer pada NC Cuci dengan H2O sampai hanya tersisa warna pita Block dengan TBS – skim milk 5% semalam dengan suhu 4oC Cuci dengan TBS Tween 0. Tween 2050 μl : Shigella Ab 49 kDa : Biotin conjungate dan SAHRP : TMB Drg. TCA30%.05% selama 2×10 menit dan goya pelan Inkubasi pada antibodi sekunder (biotin conjungate) selam 2 jam. BIOMOLEKULER 1. Penyiapan sample dan pemberian antibodi antiprotein 2. Anton 12/341017/PKG/772 . Elektrophoresis menggunakan Gel 3.Transfer ke membran filter Drg. Drg. Hal ini sangat berguna dalam menentukan protein mana yang dapat berikatan dengan antibodi.BIOMOLEKULER 4. Salah satunya digunakan untuk menganalisis sistem major histokompatibilitas pada tikus dan menganalisis penyusunan klon dari gen T-cell receptor penyakit luka yang diakibatkan oleh mikosis dari fungoides. dan hal lain yang dapat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Penggunaan probe pada akhir metode akan mendeteksi lipid. Eastern blot merupakan kelanjutan dari western blot. sehingga dapat dilakukan pengembangan lebih lanjut seperti pembuatan detektor. fosforilasi. atau protein modifikasi yang lain. Eastern blot Merupakan teknik untuk menganalisa protein modifikasi post translasi (post translational modification/PTM). pembuatan vaksin. karbohidrat. dapat secara langsung diamati menggunakan mikroskop. protein akan dilekatkan dari gel SDS-PAGE menuju ke membran PVDF atau nitroselulosa. Apa manfaat metoda tersebut dalam diagnosis patologi? Teknik Southern Blot telah digunakan dalam berbagai aplikasi di bidang kesehatan maupun pada rekayasa genetika. Deposisi yang terlokalisir dari produksi warna tersebut dimana antibodi telah berikatan. Pewarnaan dengan antibodi pewarna dan siap untuk dibaca 4. c. dalam satu pita yang ada pada SDS-PAGE kemungkinan terdapat berbagai macam protein dengan berat molekul yang berbeda yang dapat berikatan dengan antigen-antibodi spesifik. Pada Western Blot. Pada prosesnya. Anton 12/341017/PKG/772 . Apakah imunohistokimia juga termasuk dalam bioteknologi? Jelaskan! Imunohistokimia atau IHC termasuk ke dalam bioteknologi. IHC menggunakan antibodi spesifik yang akan bergabung dengan enzim yang dikonversi dari substrat tidak berwarna menjadi reaksi warna. 3. IHC merupakan alternatif dari imunofluoresens yaitu salah satu cara untuk mendeteksi suatu protein tertentu pada jaringan. Pemeriksaan ini membutuhkan jaringan dengan jumlah dan ketebalan yang bervariasi tergantung dari tujuan pemeriksaan. logam berat. Antibodi primer bertugas mengenali antigen yang diidentifikasi pada jaringan (first layer).BIOMOLEKULER A. alkalifosfatase. Molekul spesifik akan mewarnai sel-sel tertentu seperti sel yang membelah atau sel yang mati sehingga dapat dibedakan dari sel normal. sedangkan penggunaan kromogen enzim seperti peroksidase. dan Texas-red disebut metode immunofluorescence. yaitu antibodi yang terlabel. atau glukosa oksidase disebut metode immunoenzyme. Penggunaan kromogen fluorescent dye seperti FITC. contohnya antiserum terkonjugasi fluorescein isothiocyanate (FITC) atau rodhamin. yaitu antibodi primer (tidak berlabel) dan antibodi sekunder (berlabel). sedangkan antibodi sekunder akan berikatan dengan antibodi primer (second layer). rodhamin. label radioaktif. Metode langsung (direct method) Metode langsung merupakan metode pengecatan satu langkah karena hanya melibatkan satu jenis antibodi. a. Metode tidak langsung (indirect method). Metode ini menggunakan dua macam antibodi. Umumnya jaringan yang berasal dari tubuh akan dipotong menjadi potongan yang sangat tipis dengan menggunakan alat yang disebut vibrating microtome. Marker dapat berupa senyawa berwarna. Anton 12/341017/PKG/772 . Terdapat dua metode dasar identifikasi antigen dalam jaringan dengan imunohistokimia. Pelabelan antibodi sekunder diikuti dengan penambahan substrat berupa kromogen. Apakah dasar mekanisnya? imunohistokimia adalah metode untuk mendeteksi protein di dalam sel suatu jaringan dengan menggunakan prinsip pengikatan antara antibodi dan antigen pada jaringan hidup. Kromogen merupakan suatu gugus fungsi senyawa kimiawi yang dapat membentuk senyawa berwarna bila bereaksi dengan senyawa tertentu. Antibodi kedua merupakan anti-antibodi primer. Drg. Pengecatan imunohistokimia banyak digunakan pada pemeriksaan sel abnormal seperti sel kanker. atau enzim. yaitu metode langsung (direct method) dan tidak langsung (indirectmethod). b. Tempat pengikatan antara antibodi dengan protein spesifik diidentifikasi dengan marker yang biasanya dilekatkan pada antibodi dan bisa divisualisasi secara langsung atau dengan reaksi untuk mengidentifikasi marker. zat berfluoresensi. Dimana Ductal Carcinoma In Situ akan memberikan hasil positif sedangkan Lobular Carcinoma In Situ akan memberikan hasil negatif. IHC merupakan teknik deteksi yang akurat untuk menunjukkan lokasi protein pada jaringan yang diperiksa. Anton 12/341017/PKG/772 . beri contoh kasus. Contoh penggunaan IHC staining adalah pada penegakan diagnosis bedah patologi untuk menentukan jenis tumor.BIOMOLEKULER B. Sifat kurang spesifik. Pada kasus membedakan antara Ductal Carcinoma In situ dan Lobular Carcinoma In situ menggunakan e-cadherin. Cytokeratins mengidentifikasi carcinoma. Beberapa contoh imunohistokimia yang banyak digunakan antara lain : Carcinoembryonic Antigen (CEA) mengidentifikasi adenocarcinoma. Apakah manfaatnya dalam diagnosis patologi. Hodgkin Alpha Fetoprotein untuk tumor yolk sac dan kanker sel hati gastrointestinal stromal Prostate Spesific Antigen (PSA) untuk kanker prostat tifikasi limfoma sel T Drg. namun dapat pula member hasil positif pada kasus sarcoma. Pankaow W. tanggal 21 Januari 2013. tanggal 22 Januari 2013.uic.cfm?fldID=8259A7B6-7DA6-41CF-9D55-AA6C14F31193. tanggal 21 Januari 2013.ac.BIOMOLEKULER REFERENSI Chomdej T.wikipedia. University of Illinois at Chicago. 2013. What is Molecular Biology.usu. Bioteknologi.edu/biosections/mb/index. 49 (1): 13-26 News Medical.aspx. diunduh dari http://dentistry. diunduh dari http://repository.edu/depts/cmbod/. diunduh dari http://www.org/wiki/Bioteknologi. diunduh dari http://www. tanggal 21 Januari 2013. Drg. tanggal 22 Januari 2013 Thermo Scientific. Sofan. Chula Med J. Wikipedia.com/browse. Design and Development of Dental Identification System in Forensic Medicine. Overview of Western Blotting.news- medical. 2012.net/health/What-is-Molecular-Biology. diunduh dari http://biology. UC San Diego.ucsd.html. 2013.id/handle/123456789/20179.piercenet. Peran Sel Punca Di Bidang Kedokteran Gigi. dan Luki Tantri. diunduh dari http://id. tanggal 22 Januari 2013. Center for Molecular Biology of Oral Diseases. 2005 . Molecular Biology. Anton 12/341017/PKG/772 . 2010. 2013. 2013.